Upacara Terakhir, Gabriel Asem: “Pembangunan Tambrauw Akan Terus Dilanjutkan”

Upacara Terakhir, Gabriel Asem: “Pembangunan Tambrauw Akan Terus Dilanjutkan”

HUT Ke-76 RI ini adalah momen terakhir
Bupati Tambrauw, Gabriel Asem, mengikuti hari raya HUT RI. Dengan masa jabatan 2 periode ini akan berakhir pada tahun depan, pada bulan Mei 2021. Sehingga momentum perayaan 17 Agustus di Kabupaten Tambrauw merupakan momen terakhir baginya sebelum mengakhiri masa purna bakti sebagai bupati.

Meskipun momentum perayaan 17 Agustus ini merupaka perayaan yang terakhir, namun Gabriel Asem yang disebut sebagai bapa pembangunan di kabupaten konservasi telah meletakkan dasar pembangunan di berbagai bidang seperti infrastruktur jalan, jembatan dan perkantoran di wilayah pemerintahannya.

Bupati Tambrauw, Gabriel Asem saat ditemui usai pelaksanaan perayaan 17 Agustus ke 76, mengatakan, jabatan bupati ini masuk tahun ke-9 dan tahun depan barulah genap 10 tahun dan masa purna baktinya akan berakhir pada tahun tersebut.

Bupati mengaku bahwa, pada momentum HUT RI ke 76 ini sebagai pengalaman terakhir namun berbagai pembangunan di bidang infrastruktur mulai dari jalan sampai pada pembangunan perkantoran telah dibangun. Pembangunan ini merupakan dasar bagi pemimpin baru yang nantinya akan meneruskan program pembangunan untuk menjadikan Kabupaten Tambrauw menjadi lebih maju dan berkembang.

” Jadi pembangunan ini sudah ada di berbagai bidang tetapi belumlah cukup, nanti ada penerus yang melanjutkan program pembangunan ini untuk menjadikan Tambrauw yang lebih maju lagi,” ungkap Gabriel.

Menurutnya, dasar pembangunan tersebut merupakan buah kemerdekaan yang telah dirasakan masyarakat Tambrauw sampai hari ini. Namun tidak dapat dipungkiri juga bahwa momentum perayaan kemerdekaan ini berlangsung di tengah wabah yang telah dirasakan umat manusia di seluruh dunia khususnya di Kabupaten Tambrauw.

Berbagai kesulitan ekonomi khususnya di dunia usaha sebagai penggerak utama roda perekonomian tidak berjalan normal dan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan juga tidak berjalan maksimal karena adanya recofusing anggaran oleh pemerintah pusat untuk penanganan dan bantuan sosial bagi masyarakat.

Terkait dengan hal itu, bupati menghimbau agar tidak perlu berkecil hati, harus tetap optimis karena kondisi ini sama juga dialami oleh pemerintah daerah lain. Ini akan menjadi modal untuk menormalkan kembali kondisi sebelumya.

Untuk itu tema yang dipilih untuk ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 adalah proklamasi Indonesia tumbuh merupakan sebuah tema yang tepat untuk menggelorakan semangat optimisme yang tinggi dalam memajukan, memakmurkan dan sejahterakan bangsa Indonesia melalui pembangunan sumber daya manusia.

Sebelumnya Kementrian PUPR Siap Mensuport Infrastruktur di Tambrauw

Tinggalkan Komentar Anda