Sorotan Media

Pemda Tambrauw Jalin Kerja Sama Dengan PT SMI

Fef, TN – Perintah Daerah Kabupaten Tambrauw bekerja sama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) akhirnya sepakat untuk menjalin kerja sama dalam pembiayaan pembangunan. Sebesar 300 milyar dipinjamkan kepada pemerintah daerah (pemda) untuk membangun satu ruas jalan dan dua buah jembatan.

Pihak pemda bersama PT SMI secara resmi melakuka#sssn penandatanganan MoU di Kantor Bupati, distrik Fef pada Senin (27/8). Bupati Tambrauw, Gabriel Asem mengatakan dana pinjaman yang diberikan oleh PT SMI merupakan upaya pemda untuk membantu pembangunan di Tambrauw.

“Dengan adanya bantuan dana ini, kami (pemda) berharap kedepan jalur transportasi menjadi lebih mudah sehingga dapat menunjang peningkatan perekonomian masyarakat,” terang Gabriel.

Diketahui bahwa pembiayaan yang diberikan oleh PT SMI bersifat pinjaman daerah senilai Rp364.240.746.000 dengan bunga pinjaman sebesar 8,71%. Jangka waktu peminjaman itu sendiri telah disepakati selama 8 tahun dengan sumber dari APBD.

Sumber : TeropongNews.com

Bupati Tambrauw: Pengelolaan Aset Daerah Itu Penting Untuk PAD

Sleman, TN – Bupati Tambarauw, Gabriel Asem menyampaikan bagaimana pengelolaan aset daerah memiliki pengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Menurutnya dengan memanfaatkan barang milik daerah yang sudah tersedia akan memberikan dampak positif untuk meningkatkan PAD, apalagi kabupaten Tambrauw telah melakukan banyak investasi pembangunan khususnya pada infrastruktur dasar.

Gabriel diundang secara resmi sebagai pembawa materi pada acara seminar upaya peningkatan pendapatan asli daerah dengan mamanfaatkan aset daerah yang digelar oleh Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada Magister Ekonomi Pembangunan (KAFEGAMA MEP) di Yogykarta, Sabtu (14/7). Pada kesempatan itu, dirinya menceritakan awal mula upayanya bersama pemerintah daerah (pemda) untuk melaksanakan pembangunan dan membuka isolir di kabupaten Tambrauw.

“Sekarang ini kan sudah banyak pembangunan dan aset-aset daerah yang telah kita (pemda) sediakan. Nah tinggal bagaimana aset-aset ini kita manfaatkan secara maksimal agar bisa menjadi pendapatan untuk daerah ini, sehingga kedepannya hasilnya bisa digunakan kembali untuk pembangunan lebih lanjut,” ujar Gabriel yang juga dikenal sebagai salah satu alumni MEP universitas Gajah Mada.

Salah satu contoh yang dipaparkan oleh Gabriel saat menyampaikan materinya yang berjudul Manajemen Aset Daerah Untuk Meningkatkan PAD adalah dengan dibangunnya Pembangkit Listrik Mini Hidro (PLMH) dengan kapasitas daya sebesar 1600 MW yang sudah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan bagaimana upaya pemda membangun menara-menara telekomunikasi untuk menunjang percepatan pembangunan.

“Sementara kami belum mengambil keuntungan dari aseti-aset ini, karena pemda sekarang lebih fokus untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terlebih dahulu. Namun kedepannya aset-aset ini tidak hanya tersedia untuk pelayanan, tetapi akan membantu pendapatan juga,” jelas Gabriel ditengah pemaparan materinya.

Selain itu, Gabriel juga menambahkan salah satu aset daerah yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan PAD di kabupaten Tambrauw adalah pada sektor Pariwisata. Melihat dari banyaknya lokasi-lokasi pariwisata di wilayah pesisir maupun pedalaman, ia sangat optimis jika bidang pariwisata ini bisa menjadi sektor utama yang akan memberikan pendapatan terbesar.

“Kita sudah bisa buktikan bagaimana koleksi obyek-obyek wisata di sana (kabupaten Tambrauw) sudah mulai dilirik oleh wisatawan-wisatawan asing. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu dimana ada puluhan turis asing berkunjung ke Pulau Dua menggunakan kapal pesiar,” ungkap Gabriel.

Usai acara seminar saat itu, Gabriel yang menjabat sebagai Bupati Tambrauw untuk periodenya yang kedua mendapat pujian dari para peserta yang hadir di Seminar Tersebut.

Sumber : Teropong News

Tangkal Berita Hoax Pemkab Tambrauw Gandeng Dewan Pers

Sorong, TN – Pemerintah Kabupaten Tambrauw bekerjasama dengan Dewan Pers menyelenggarakan sosialisasi Undang-Undang Pers dalam rangka menangkal Berita Hoax khususnya di wilayah kabupaten Tambraw.

Kegiatan sosialisasi UU Pers berlangsung di hotel Meridien kota Sorong, Senin (21/05) dan dihadiri wartawan media cetak, eletronik dan online se-Sorong raya.

Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dalam sambutannya mengatakan maraknya media abal-abal yang sering meresahkan pemerintahan dalam hal pemberitaan. Dimana wartawan tersebut sering memberitakan tanpa adanya konfirmasi dari narasumber.

“Sosialisasi ini sekaligus untuk memberi pemahaman kepada pemerintah daerah terkait kinerja pers atau wartawan terutama agar para ASN maupun kepala daerah sebagai nara sumber memiliki hak untuk memberikan keterangan atau tidak,” ujarnya.

Yoseph juga menekankan agar para Wartawan diharapkan bisa mampu menyebarkan informasi dengan bijak.

Sumber : Teropong News